Wednesday, May 8, 2019

Jika Ingin Memperbaiki Diri, Mulailah Lembaran Baru Dalam Hidupmu

Ilustrasi. Google

Aku pernah jadi orang baik,
 Aku pernah punya teman yang banyak,
 Aku pernah jadi gadis yang polos
Tepatnya 8 (Delapan) tahun yang lalu
Semua sahabat ku merindukanku
Semua teman-temanku mencintaiku
Tapi sekarang.. Sahabat yang kumiliki hanya 1,2 atau 3 orang saja.
Saat aku mengulas kembali facebook lama ku
Aku membaca komentar di lini masa ku
Silih berganti teman- temanku menanyakan kabarku.
Tapi sekarang
Jangankan untuk menanyakan kabar
Dalam unggahan foto yang jelas-jelas wajahku  ada, tidak di tag
Aku tidak mengerti
Teman yang cukup dekat denganku di masa SMA sampe bisa melupakanku
Kecewa sih
Tapi aku tidak membenci
Aku hanya merasa semua teman-teman ku menjauhiku
Tapi kenapa?
Duniaku serasa berguncang
Apa yang terjadi padaku?
Apa yang sudah kulakukan?
Kenapa teman-temanku menjauhiku yang sekarang?
Apakah ada yang salah?
Dan ternyata aku telah menemukan titik jawabannya.
Waktu itu aku kuliah jauh di ibu kota provinsi,  sebenarnya cukup membanggakan tapi tidak denganku.
Hatiku bergejolak menjerit akan jurusan yang tidak pernah menjadi cita-citaku sedari SMA
.
Aku hanya kuliah tanpa bercita-cita dan segala silaturahmi yang diberikan orang lain layaknya kututup mulai dari kawan lama hingga kawan baru.

Aku bahkan mengabaikan chat saat orang lain bertanya tentang tips agar bisa kuliah aku tidak menjawab karena sama sekali aku tidak menyukai topiknya. Mulai dari titik itulah, mungkin mereka lelah akan sikapku yang terlihat berubah dan menjadi sombong. Mereka ibarat kehilangan teman yang dulu nya ramah,  baik, perhatian, rendah hati.

Namun jangan asal menyalahkanku terlalu banyak peran pendukung yang meracuni dan mencuci otakku. Mulai dari teman kosan yang liar,  orang - - orang apatis,  orang - orang pesimis, orang-orang pembenci organisasi, orang - orang yang tidak suka belajar, gengsi tinggi,  yang dengan mudahnya melulu lantahkan pikiranku dan sikapku sedikit demi sedikit menjadi seperti mereka.

Aku bergaul dengan orang-orang yang terbilang cukup sombong, dingin, tidak takut dosa,  hedonis, duniawi dan perlahan tapi pasti itu membuatku sama seperti mereka. Hatiku mengeras, aku tidak suka komentar apalagi kritikan, aku tidak suka berbagi,  aku membatasi pergaulanku.

Dan aku ingat sekali saat itu ada seorang pria yang mendekati ku berkata
"Kamu berubah dek,  kamu enggak kayak dulu,  kok jadi sombong, ngomongnya judes perasaan dulu kamu lembut dan ceria",
Aku seolah tidak mau disalahkan dan berkata "Maaf aku tidak mengenalmu dan kamu salah orang"

Dan jelas2 aku mengenal nomor dan suara pria yang waktu itu menelponku. Detik itu juga pria itu tak pernah lagi menghubungiku.  Aku merasa sangat kejam saat itu.

Kini aku sadar, hatiku seolah tergerak,  aku sempat curhat pada teman kuliahku kalau aku ingin berubah.
Dan dia berpesan berubah lah demi Allah jangan demi siapa pun. Dan aku benar-benar ingin berubah karena Allah.  Aku menyesal atas sikapku yang egois dan tidak mensyukuri nikmat.

Dan benar saja, semesta seolah mendukungku ketika aku mulai tertarik untuk mengkaji ilmu agama,  semuanya lancar ibarat air yang mengalir.

Alhamdulillah kurasa Allah memang menyambut setiap umat nya yang ingin memperbaiki diri.
Dalam 8 tahun terakhir ini,   baru kali ini aku meminta permintaan pertemanan pada rekan sekolah ku dulu, pada kakak2 seniorku.

Astagaa....

Se ego itu kah aku???

Aku benar2 merasa kejam akan kesombongan yang melebihi iblis.
Aku ingin mengulang kisah 8 tahun yang lalu tapi persis seperti type3 conditional sentence.
Tidak mungkin dan mustahil.

Waktu yang berlalu tidak bisa diulang, tulisan yang dihapus dan ditulis kembali akan berbekas tidak rapi.
Jadi,  mulai lah Lembaran baru.  Lembaran suci yang akan kau goreskan dengan kata-kata indah.

Jangan menyakiti siapapun dan jangan pernah menuliskan kesalahan yang sama. Karena bagi sahabat mu, attitude mu jauh lebih mulia dibandingkan status mu.

Semoga bisa menjadi inspirasi agar teman - teman tetap menjaga silaturahmi.

Amin.

#DAY4
#bianglalahijrah
#onedayonepost30hrdc
#writingchallenge30hrdc
#30hariramadhandalamcerita

2 comments:

  1. Memang sahabat teman akan berubah menyesuaikan dengan kehidupan yg kita jalani seiring waktu bisa bertambah bahkan berkurang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sih kak.. mungkin banyak dari mereka yang sudah sibuk ya kak

      Delete

SI MANTAN YANG AKU SAYANG UDAH NIKAH, EH CINTAKU MALAH DITOLAK GEBETAN

Nyesekkk bangett... tahu enggak sih Mantan aku yang pergi ninggalin disaat masih sayang-sayangnya eh malah balik... dan ngajakin aku buat ...