Wednesday, May 8, 2019

Banyak Kerjaan Jangan Mengeluh Tapi Hadapi Dengan Ikhlas

ilustrasi/time magazine


Ikhlasin aja...

Sepanjang Ramadhan ini ternyata aktivitas selalu menumpuk mulai dari kegiatan organisasi, menulis, kerjaan di kantor, hingga tugas freelancer.

Terkadang aku berpikir kok hidupku berat amat ya, waktu untuk nonton music video korea yang berselang 3 menit aja kok kayaknya susah buat dilakukan. Karena itu tadi ada aktivitas yang padat.

Yang lebih lucunya kalau dipaksakan bawaannya jadi pusing tetapi kalau santai bentar aja, udah kepikiran lagi sama kerjaan.

Namun aku pernah mendengar seseorang berkata ” jika kamu merasa waktu mu selalu terdesak itu tandanya kamu sedang bergerak. Dan orang yang penuh dengan kesibukan yang positif biasanya uang akan mengalir padanya “.
Enggak tahu dari mana prisip seperti itu bisa terjadi tapi tetap aja aku selalu memegang teguh dan menanamkannya menjadi sebuah prinsip dalam hidupku.

Lebih baik punya sejuta kerjaan yang menumpuk dibandingkan dengan waktu luang yang menumpuk.
Kalau banyak waktu luang berarti nganggur donk???

Kalau nganggur ya enggak produktivitas dan udah pasti bakal jadi calon-calon orang yang miskin.

Aduh.. semoga dijauhin aja ya sama yang kayak gitu.

Namun banyak orang yang merasa jika pekerjaan yang diberikan padanya saat ini adalah sebuah beban yang sangat besar.
Dan aku cukup merasa kasihan karena aku punya satu rekan kerja, emang sih orangnya gampang banget nangis.

Kalau dikasih pekerjaan sama atasan beliau akan menangis sambil berkata ini susah, susah, kok aku banyak sih kerjaannya, gajinya dikit.

Padahal sih itu memang sudah desk job nya dia, so... pasti orang lain juga aku yakin punya desk job masing-masing. Tapi ya.. dari pada dikeluhkan yang ada malah nambah stress mending di kerjakan ya guys, without any comment.

Kalau istilah kami sih di bahasa batak mandailing nya,  " sambal nia pe na lobas ia", 

Thats mean jatah makan mu aja enggak bisa kamu habiskan, ya kurang lebih begitulah artinya karena sambal kan pada tahu donk ya penikmat di makanan.

Dan sebenarnya kalau dihadapi dan dikerjakan secara perlahan sih pasti tetap tuh pekerjaan bakalan selesai.  Namun yang menjadi permasalah kalau kamu enggak mulai ya kerjaannya juga enggak bakalan mau selesai sendiri. 

Thats simple..

Apalagi kalau saat ini di Bulan Ramadhan pastinya hari-hari kita akan sedikit lebih berbeda karena disini kita diuji dalam segi lapar, haus dan juga emosi.
Jadi pandai-pandailah untuk menjaga diri dan mengisi aktivitas positif yang bisa menjadi nilai ibadah.

Lelah = Lillah

Biar hidupmu tetap ikhlas dan semangat camkan kata-kata itu ya guys.

Yuk,

Kita latih diri kita untuk melakukan segala aktivitas dengan ikhlas dan menjadikannya suatu nilai ibadah bukan demi bos, pujian atau demi siapapun juga. 

Hanya mengharapkan ridho Allah, agar hidup semakin berkah.

Amin.


 #DAY3

#bianglalahijrah 
#onedayonepost30hrdc
#writingchallenge30hrdc
#30hariramadhandalamcerita


No comments:

Post a Comment

SI MANTAN YANG AKU SAYANG UDAH NIKAH, EH CINTAKU MALAH DITOLAK GEBETAN

Nyesekkk bangett... tahu enggak sih Mantan aku yang pergi ninggalin disaat masih sayang-sayangnya eh malah balik... dan ngajakin aku buat ...