Monday, April 22, 2019

Ijazah VS Lowongan Kerja?

ilustrasi.pnimg.com

Ijazah VS lowongan kerja?

Menurut kamu kedua hal diatas lebih penting yang mana sih kalau dipilih salah satunya?, Apakah sebuah Ijazah atau Lowongan Kerja yang melimpah.

Mungkin banyak dari kita yang berpendapat kalau mau apply suatu lowongan kerja kita harus punya Ijazah sebagai salah satu syarat untuk memenuhi kualifikasi pekerjaan yang ingin kita lamar kan.

Akan tetapi apakah ada yang berpendapat jika lowongan kerja lah yang lebih penting, percuma saja kan ada Ijazah tetapi Ijazahnya enggak terpakai?,

Ijazah enggak terpakai?, maksudnya gimana ya?. Maksudnya ya Ijazah kamu hanya sebatas lembaran saja, tidak pernah dipergunakan sama sekali.

Fungsi Ijazah yang dimaksud disini kamu berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai dengan gelar Ijazah yang kamu dapatkan misalnya saja kalau pertanian bekerja sesuai bidangnya begitu juga dengan pendidikan maupun kesehatan. Dan dengan Ijazah itu kamu bisa mendapatkan penghasilan.


Aku punya teman dia seorang pria, usianya sudah hampir 30 tahun aku bertanya padanya kenapa dia tidak mencoba melamar pekerjaan daripada terus berdiam diri dirumah dan menunggu seseorang yang akan menawarkannya pekerjaan. Memang sih pekerjaan yang dia cari hanya berupa buruh.

Aku berpikir dia tinggal di Kota besar harusnya disana banyak lamaran pekerjaan baik itu berupa Satpam, Sales, Marketing dan sebagainya.
Kemudian dia menanggapi ucapanku, memang benar jika disini banyak lowongan pekerjaan namun Ijazah yang mereka butuhkan haruslah S1 ataupun S2.

Lantas aku bertanya, memangnya kamu punya Ijazah tingkat berapa?, dan jawabannya sungguh membuatku terkejut dia hanya punya Ijazah SD. Tentu saja itu akan sangat sulit di zaman milenial ini mendapatkan pekerjaan jika hanya sebatas Ijazah SD.

Kemudian dia bertanya balik padaku, Kau sendiri sudah Sarjana kenapa tidak coba mencari pekerjaan yang sesuai, dari pada honor digaji 1 kali 5 bulan hanya Rp. 500.000,-, dan pekerjaanmu juga tidak sesuai dengan yang kau kuliahkan?

Seketika aku terbungkam mendengar pertanyaannya, benar sekali dia kerja buruh tapi jangan tanya gajinya bisa Rp. 50.000 perhari sedangkan gajiku hanya Rp. 100.000,-/bulan,  belum lagi aku bekerja diluar jurusan. Menyedihkan sekali. Ijazah yang kudapatkan di Perguruan Tinggi hanya sebatas kertas yang tersimpan rapi dipenyimpanan berkasku.

Bukannya aku tidak mau mencari pekerjaan akan tetapi di kampungku tidak ada loker untuk pekerjaanku, meskipun ada sangat jarang dan bahkan cenderung tertutup karena yang cara KKN masih sangat berlaku tinggi.

Bayangkan saja aku pernah melamar pekerjaan , hanya sebatas menggaply belum menjatuhkan berkas sudah ditolak, bagaimana mereka bisa memutuskan hal seperti itu?. Apakah ada yang salah dengan CV ku?

Jadi aku berpikir aku tidak ada bedanya dengan temanku. Dia tidak punya Ijazah untuk melamar pekerjaan dan aku tidak punya lowongan pekerjaan meskipun ada Ijazah.

Mirisnya lagi bukan aku saja yang bernasib sama banyak disini sarjana yang harus mencari pekerjaan lain karena tidak adanya lowongan pekerjaan.

Entahlah.. tetapi di era sekarang sangatlah sulit. Lowongan pekerjaan tidak ada. CPNS tidak dibuka, ahh.. entahlah.

Ini hanya berupa Opini

No comments:

Post a Comment

SI MANTAN YANG AKU SAYANG UDAH NIKAH, EH CINTAKU MALAH DITOLAK GEBETAN

Nyesekkk bangett... tahu enggak sih Mantan aku yang pergi ninggalin disaat masih sayang-sayangnya eh malah balik... dan ngajakin aku buat ...